: قالَ شَيْخُ الإِسْلَامِ ابْنُ تَيْمِيَّةَ رَحِمَه اللّٰهُ

اﻟﺴَّـﻌَﺎﺩَﺓُ ﻓِـﻲ ﻣُـﻌَﺎﻣَﻠـﺔِ اﻟﺨَـﻠْﻖ أنْ تُعَامِلَهُمْ لِلَّهِ، فتَرْجُوْ اللّٰهَ فيْهِمْ وَلَا تَرْجُوْهُمْ في اللَّهِ، وَتَخَافُهُ فِيْهِمْ وَلَا تَخَافُهُمْ فِي اللّٰهِ ، وتُحْسِنُ إِليْهِمْ رَجَاءَ ثَوَابِ اللّٰهِ لَا لِمُكَافئَتِهِمْ ، وَتَكُفَّ عَنْ ظـُلْمِهِمْ خَوْفاً مِنَ اللّٰهِ لَا منْهُمْ

(مَجْمُوْعُ الفَتَاوَى : 51/1)

 

Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rohimahullahu ta’ala : “Kesuksesan di dalam bermu’amalah (bergaul) dengan sesama manusia adalah ; kamu bermu’amalah dengan mereka karena Allah, kamu berharap kepada Allah atas kebaikan mereka dan tidak mengharapkan balasan mereka terkait dengan Allah, kamu ajak mereka takut kepada Allah dan tidak menakut-nakuti mereka tentang Allah, kamu berbuat baik kepada mereka dengan berharap pahala dari Allah dan bukan karena mengharap balasan mereka dan kamu menahan diri dari berbuat dholim kepada mereka takut karena Allah bukan takut karena mereka”. (Majmu’ Al Fatawaa : 1/51)

 

 

Ditulis oleh Ahmad Imron bin Muhadi Al Fanghony hafidzahullahu ta’ala

By Redaksi