Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ الْعَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ مِنْ رِضْوَانِ اللَّهِ لَا يُلْقِي لَهَا بَالًا يَرْفَعُهُ اللَّهُ بِهَا دَرَجَاتٍ وَإِنَّ الْعَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ مِنْ سَخَطِ اللَّهِ لَا يُلْقِي لَهَا بَالًا يَهْوِي بِهَا فِي جَهَنَّمَ

“Sungguh ada seorang hamba berbicara dengan satu kata yang mengundang keridhaan Allah, meskipun dia tidak terlalu memperhatikannya; namun dengan sebab satu kalimat itu Allah menaikkan beberapa derajatnya. Dan sungguh ada seorang hamba berbicara dengan satu kalimat yang mengundang kemurkaan Allah, sementara dia tidak memperhatikannya; dengan sebab satu kalimat itu dia terjungkal di dalam neraka Jahannam”. (HR Bukhari 6478).

قَـــالَ الحَافِـظُ ابـْنُ حَجَـــرٍ رَحِـمَــہُ اللّٰــہُ : قَـوْلُـہُ (لَا يُلْقِــﮯ لَهَـا بَـالاً ) أَيْ : لَا يَتَأَمَّـلُهَا بِخَاطِـرِهِ وَلَا يَتَفَـڪَّرُ فِـﮯ عَاقِبَـتِهَا وَلَا يَظُـنُّ أَنَّهَا تُـؤَثِّرُ شَـيْئًا ، وَهُـوَ مِـنْ نَحْـوِ قَـوْلِــہِ تَـعَالَى : { وَتَحْسَـبُوْنَــہُ هَـيِّنًا وَهُـوَ عِـنْدَ اللّٰـہِ عَـظِيْمٌ }

فتــﺡ الـباري 【 11/ 311 】

 

Berkata Al Hafidz Ibnu Hajar rohimahullahu ta’ala : “Maksud sabda Nabi ; (sementara dia tidak memperhatikannya). Yaitu dia tidak memperhatikan efek jelek perkataannya, dia tidak berfikir akan akibat buruk yang ditimbulkannya serta dia tidak mengira bahwa perkataan itu memberikan bekas. Sehingga dia sebagaimana dalam firman Allah (An-Nur : 15) ; (… Dan kalian menganggapnya sesuatu yang ringan saja. Padahal dia pada sisi Allah adalah perkara yang besar). (Fathul Bari : 11/311)

 

 

Ditulis oleh Ahmad Imron bin Muhadi Al Fanghony hafidzahullahu ta’ala

By Redaksi