Ibnul Jauzi rahimahullah berkata:

“Ketahuilah, zaman itu tak akan menetap di atas satu keadaan. Terkadang fakir, terkadang kaya, terkadang mulia, terkadang terhina, terkadang membuat tertawa orang yang mencintai kita, dan terkadang membuat tertawa orang yang memusuhi. Namun orang yang bahagia itu adalah yang selalu berpegang kepada satu pokok dalam setiap keadaan. Yaitu takwa kepada Allah Azza wajalla. Jika ia kaya maka ketakwaan menghiasinya. Jika ia fakir, ketakwaan membuka pintu pintu kesabaran. Jika ia sehat, sempurnalah kenikmatannya. Jika ia sakit, ia tetap tabah menerimanya. Tidak membahayakannya saat memburuknya zaman, atau membaik, atau kelaparan atau musim kenyang. Karena semua itu akan pergi dan berubah. Ketakwaan adalah sumber keselamatan dan penjaga yang tak pernah tidur.” (Shaidul Khathir 1/39)

  • Copas dari FB Ustadz Badru Salam, Lc. Hafidzahullah

By Redaksi