RANGKUMAN PELAJARAN KETIGA – KAIDAH YANG PERTAMA
- Kita perlu mengetahui bahwa orang-orang kafir yang diperangi oleh Rasulullah ﷺ meyakini bahwa Allah ta’ala adalah satu-satunya Pencipta dan Pengatur. Namun demikian, hal itu tidaklah menyebabkan mereka masuk ke dalam agama Islam. Dalilnya adalah firman Allah ta’ala surat Yunus : 31.
- Kalau demikian maka orang-orang Musyrik (orang-orang Kafir) mereka itu meyakini tauhid Rububiyyah. Allah berfirman tentang mereka : “Katakanlah: ‘Siapa yang memberi rezeki kepada kalian dari langit dan bumi, atau siapa yang kuasa (menciptakan) pendengaran dan penglihatan, dan siapa yang mengeluarkan yang hidup dari yang mati (menghidupkan) dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup (mematikan), dan siapa yang mengatur segala urusan? ‘Maka mereka (kaum musyrikin) akan menjawab: ’Allah’. Maka katakanlah: ’Mengapa kalian tidak bertakwa (kepada-Nya)” (QS. QS. Yunus: 31).
- Pengakuan mereka akan rububiyah Allah ta’ala menjadi batal dengan perbuatan syirik mereka. Seperti orang-orang Yahudi dan Nasrani ketika ditanya siapa yang menciptakan alam semesta maka mereka akan menjawab Allah ta’ala. Akan tetapi mereka berbuat kesyirikan. Orang-orang Yahudi mengangkat Uzair sebagai anak Allah ta’ala dan orang-orang Nasrani menyembah Nabi Isa ‘alaihissalam. Keyakinan mereka terhadap rububiyah Allah ta’ala tidak menyebabkan mereka masuk Islam karena mereka melakukan kesyirikan.
- Banyak dalil atau bukti yang menunjukkan bahwa mereka (orang Musyrik) itu menyakini tauhid Rububiyah, diantaranya : Pengakuan mereka, Dalam kondisi genting mereka ikhlas dalam berdoa kepada Allah, Mereka juga beribadah seperti ibadah haji dan umrah, Banyak di antara kaum musyrikin yang bernama Abdullah, Mereka bersumpah dengan nama Allah, bahkan Abu Jahal berdoa kepada Allah dan lainnya.
Ditulis oleh : Ustadz Ahmad Imron Al Fanghony Hafidzahullah
Rujukan : “Buku Mapel Tahuid Kelas VI MSU Al Ukhuwah Sukoharjo”
