RANGKUMAN PELAJARAN KEDUA – EMPAT MACAM KAIDAH YANG UTAMA

 

  1. Ketahuilah semoga Allah menunjukkan kepada kita jalan menuju ketaatan kepada-Nya.
  2. Sesungguhnya Al-Hanifiyyah, yaitu agama atau ajaran Nabi Ibrahim ‘alaihis salam, yang mengajarkan agar beribadah kepada Allah semata dengan memurnikan agama untuk-Nya.
  3. Karena perkara inilah (menyembah Allah) seluruh manusia diperintahkan dan diciptakan. Allah berfirman : “Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia, melainkan supaya mereka menyembah-Ku”. (Adz Dzariyat : 56).
  4. Sesungguhnya ibadah tidaklah disebut sebagai ibadah kecuali disertai dan dibarengi dengan tauhid. Sebagaimana sholat tidak disebut sebagai sholat kecuali diiringi dengan thaharah (bersuci).
  5. Apabila kesyirikan masuk dalam sebuah ibadah maka ibadah itu akan rusak. Sebagaimana hadas apabila masuk kedalam thaharah.
  6. Selain rusak, ibadah yang tercampur dengan kesyirikan bisa menyebabkan amalannya batal dan pelakunya kekal di Neraka apabila sampai wafat belum bertaubat. Allah berfirman : “Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.” (An Nisa: 48)
  7. Setelah mengetahui bahwa perkara penting itu adalah tauhid dan ibadah, maka perkara selanjutnya yang perlu diketahui adalah masalah kesyirikan (lawan dari tauhid).
  8. Dan untuk mengetahui apa itu tauhid dan apa itu syirik maka dengan mempelajari empat kaidah yang utama dalam Islam yang Allah sebuatkan di dalam Alqur’an.

 

 

Ditulis oleh : Ustadz Ahmad Imron Al Fanghony Hafidzahullah

Rujukan : “Buku Mapel Tahuid Kelas VI MSU Al Ukhuwah Sukoharjo”

By Redaksi