Mujahid bin Jabr rahimahullah berkata :
💎قَالَ مُجَاهِدٌ يُكْرَهُ أَنْ يُحِدَّ الرَّجُلُ النَّظَرَ إِلَى أَخِيْهِ أَوْ يَتَّبِعُهُ بَصَرُهُ إِذَا قَامَ أَوْ يَسْأَلُهُ مِنْ أَيْنَ جِئْتَ؟ وَأَيْنَ تَذْهَبُ؟
📚-شُعَبُ الإِيْمَانِ : ٩٥٨٠/٧
“Dimakruhkan seseorang memandang saudaranya dengan pandangan yang tajam, atau membuntutinya dengan pandangannya saat ia bangun (dari tempat duduknya), atau bertanya kepadanya ‘dari mana engkau datang?’ dan ‘ke mana engkau hendak pergi?’ (Syu’abul Iman 7/9580)
(Diposting oleh Ahmad Imron bin Muhadi Al Fanghony hafidzahumallahu ta’ala)
