Dari Manshur ibn Abil-Aswad ia berkata:
Saya bertanya kepada Al-A’masy rahimahullah tentang firman Allah taala:
 
وَكَذَٰلِكَ نُوَلِّي بَعْضَ الظَّالِمِينَ بَعْضًا بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ
 
 
“Dan demikianlah Kami jadikan sebagian orang-orang dzalim berkuasa atas sebagian lainnya, sesuai dengan apa yang mereka kerjakan.” (QS. Al-An’am : 129)
 
Apa yang telah engkau dengarkan dari mereka (para Salaf) tentang ayat ini?
 
Beliau menjawab : Saya mendengar mereka berkata:
 
ﺇِﺫَا ﻓَﺴَﺪَ اﻟﻨَّﺎﺱُ ﺃَﻣَّﺮَ ﻋَﻠَﻴْﻬِﻢْ ﺷِﺮَاﺭُﻫُﻢْ
 
“Jika manusia telah rusak, maka mereka akan dipimpin oleh orang-orang jelek dari mereka.” (Sanadnya Hasan – Dikeluarkan oleh Abu Nu’aim dalam Al-Hilyah:5/50-51)
 

Seorang khalifah dari dinasti Bani Umayyah mendengar perkataan buruk rakyatnya tentang khilafah yang dipimpinnya. Karena hal itu, sang khalifah mengundang dan mengumpulkan para tokoh dan orang-orang yang berpengaruh dari rakyatnya. Dalam pertemuan itu khalifah berkata, “Wahai rakyatku sekalian! apakah kalian ingin aku menjadi khalifah seperti Abu Bakar dan Umar?. Mereka pun menjawab, “ya”. Kemudian khalifah berkata lagi, “Jika kalian menginginkan hal itu, maka jadilah kalian seperti rakyatnya Abu bakar dan Umar! karena Allah Subhanahu wa ta’ala yang Maha Bijaksana akan memberikan pemimpin pada suatu kaum sesuai dengan amal-amal yang dikerjakannya. Jika amal mereka buruk, maka pemimpinnya pun akan buruk. Dan jika amal mereka baik, maka pemimpinnya pun akan baik. (Syarh Riyadh Al-Shalihin, Syaikh Muhammad bin Shaleh Al Utsaimin)

 

 

Ditulis oleh Ahmad Imron bin Muhadi Al Fanghony hafidzahullahu ta’ala

By Redaksi