Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin berkata :
أَنْ يَكُوْنَ فِي مَدْحِهِ خَيْرٌ وَتَشْجِيْعٌ لَهُ عَلَى الأَوْصَافِ الحَمِيْدَةِ وَالأَخْلَاقِ الفَاضِلَةِ، فَهٰذَا لَا بَأْسَ بِهِ؛ لِأَنَّهُ تَشْجِيْعٌ لِصَاحِبِهِ
“Hendaknya pada pujian itu terdapat kebaikan dan motivasi baginya (orang yang dipuji) agar berakhlak di atas sifat-sifat yang terpuji dan akhlak yang mulia, hal ini tidak mengapa karena bisa memberikan motivasi kepada orang tersebut.” (Syarah Riyadhus Shalihin Hal. 564-565)
Ditulis oleh Ahmad Imron bin Muhadi Al Fanghony hafidzahullahu ta’ala
