: قَالَ ابْنُ قُدَامَةَ رَحِمَهُ اللّٰهُ
إِذَا عَرَفْتَ مَعْنَى سُوْءِ الخَاتِمَةِ فَاحْذَرْ أَسْبَابَهَا وَأَعِدَّ مَايَصْلُحُ لَهَا، وَإِيَّاكَ وَالتَّسْوِيْفَ بِالاسْتِعْدَادِ فَإِنَّ العُمْرَ قَصِيْرٌ
(مُخْتَصَرُ مِنْهَاجُ القَاصِدِيْنَ، ص : ٣٩٣)
Berkata Al Imam Ibnu Qudamah rohimahullah ta’ala : “Apabila kamu tahu makna suul khotimah ; akhir kehidupan yang jelek, maka berhati-hatilah dari sebab-sebabnya dan persiapkan apa-apa yang dapat memperbaikinya. Dan berhati-hatilah dari menunda-nunda mempersiapkan akhir kehidupan yang baik, karena umur itu pendek.
(Mukhtashor Minhajul Qoshidin hal. 393)
Ditulis oleh Ahmad Imron bin Muhadi Al Fanghony hafidzahullahu ta’ala
