: قَالَ الإمام النووي يحيى بن شرف
وَقَدْ كَانَ بَعْضُ الْمُتَقَدِّمِيْنَ إِذَا ذَهَبَ إِلَى مُعَلِّمِهِ تَصَدَّقَ بِشَئْ وَقَال، اللَّهُمَّ اسْتُرْعَيْبَ مُعَلِّمِي عَنِّى وَلاَ تَذْهَبْ بَرَكَةَ عِلْمِهِ مِنِّى
“Sungguh sebagian para ulama terdahulu, ketika mereka pergi untuk belajar dari gurunya, maka ia bersedekah dengan sesuatu lalu berdo’a, ‘Ya Allah, tutuplah aib guruku dan janganlah Engkau hilangkan keberkahan ilmunya dariku’.”
(Ditulis oleh @binmadi.official :: Sumber: al-Majmu’ Syarhul Muhadzdzab, jilid : 1/hal. 36)
