Seorang pujangga Arab pernah berkata :

العَالَمُ بِلَا امْرَأَةٍ كَالعَيْنِ بِلَا بُؤْبُئِهَا… العَالَمُ بِلَا امْرَأَةٍ كَالحَدِيِقَةِ بِلَا أَزْهَارٍ… العَالَمُ بِلَا امْرَأَةٍ كَالشَّمْسِ بِلَا أَشْعَةٍ

“Alam semesta tanpa wanita bagaikan mata tanpa pupilnya”… Dunia tanpa wanita itu laksana taman tiada bunganya”… Bahkan semesta tanpa wanita itu seperti matahari tanpa sinarnya”…

Alangkah benarnya Allah yang berfirman :

سُبۡحَـٰنَ ٱلَّذِی خَلَقَ ٱلۡأَزۡوَ ٰ⁠جَ كُلَّهَا مِمَّا تُنۢبِتُ ٱلۡأَرۡضُ وَمِنۡ أَنفُسِهِمۡ وَمِمَّا لَا یَعۡلَمُوْنَ

“Mahasuci (Allah) yang telah menciptakan semuanya berpasang-pasangan, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka sendiri, maupun dari apa yang tidak mereka ketahui.” (Yasin : 36 )

 

 

Ditulis oleh Ahmad Imron bin Muhadi Al Fanghony hafidzahullahu ta’ala

By Redaksi