قَالَ الإِمَامُ ابْنُ العَرَبِي رَحِمَهُ اللّٰهُ
فَمَا زَالَ السَّلَفُ يُزَكُّوْنَ بَعْضُهُمْ بَعْضًا وَيَتَوَارَثُوْنَ التَّزْكِيَّاتِ خَلَفًا عَنْ سَلَفٍ، وَكَانَ عُلَمَاؤُنَا لَا يَأْخُذُوْنَ العِلْمَ إِلَّا مِمَّنْ زُكِّيَ وَأَخَذَ الإِجَازَةَ مِنْ أَشْيَاخِهِ
الجنوب ص(4)

 

Berkata Al Imam Ibnul Aroby rohimahullahu ta’ala : “Para Salaf dahulu senantiasa memberikan rekomendasi sebagian mereka dengan sebagian yang lain dan saling mewariskan rekomendasi itu kepada ulama-ulama setelahnya (kholaf). Dan ulama kita dahulu tidaklah mengambil ilmu kecuali dari ulama yang telah direkomendasikan dan ulama yang telah mengambil ijazah dari guru-gurunya”. (Al Janub hal. 4)

 

Ditulis oleh Ahmad Imron bin Muhadi Al Fanghony hafidzahullahu ta’ala

By Redaksi